Makassar, 1 Agustus 2025 — Prof. Anang Sujoko, S.Sos.,M.Si resmi terpilih sebagai Ketua Umum ASPIKOM 2025–2028 dalam Kongres ke-7 Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) yang digelar di Universitas Hasanuddin Makassar. Pemilihan ini dihadiri perwakilan perguruan tinggi dari seluruh Indonesia yang memiliki program studi Ilmu Komunikasi.

Kongres ke-7 ASPIKOM berlangsung demokratis dan transparan, menetapkan Prof. Anang melalui mekanisme musyawarah dan pemungutan suara. Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa ASPIKOM menjadi organisasi komunikasi yang adaptif, inklusif, serta selaras dengan perkembangan era digital.
Pemilihan Prof. Anang Sujoko dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kolaborasi akademik, mengembangkan kurikulum komunikasi modern, serta memperluas jejaring internasional. Hal ini disampaikan oleh Dekan Fakultas Komunikasi dan Desain Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya, Dr. Dasrun Hidayat, S.Sos.,M.I.Kom yang turut hadir pada kongres tersebut.
Dalam sesi bincang santai usai pemilihan, Prof. Anang Sujoko yang juga Professor di Universitas Brawijaya menegaskan komitmennya untuk memajukan ASPIKOM.

Ini amanah besar yang akan saya emban bersama seluruh anggota ASPIKOM untuk memajukan pendidikan tinggi Ilmu Komunikasi di Indonesia. Kita akan maju bersama, ujarnya.
Selain pemilihan ketua umum, Kongres ke-7 ASPIKOM juga membahas agenda strategis lainnya. Topik yang dibahas mencakup peningkatan kualitas riset komunikasi, kerja sama internasional, penguatan akreditasi program studi, serta kolaborasi lintas kampus untuk mendukung inovasi akademik.
Kongres ini menjadi momentum penting untuk mendorong penyelarasan kurikulum komunikasi dengan tuntutan industri digital. Dengan kepemimpinan Prof. Anang Sujoko, ASPIKOM diharapkan mampu memfasilitasi pertukaran pengetahuan, riset bersama, dan publikasi akademik bertaraf internasional.
Baca juga: Sampah Plastik: Apa yang Kita Buang Kembali ke Hidup Kita
Visi dan Program Ketua ASPIKOM 2025–2028
Kepemimpinan ASPIKOM 2025–2028 diarahkan untuk memperluas jaringan kolaborasi, baik di tingkat nasional maupun internasional. Rencana program mencakup peningkatan seminar ilmiah, penguatan media publikasi akademik, serta dukungan terhadap dosen dan mahasiswa dalam penelitian komunikasi.

Prof. Anang menekankan pentingnya adaptasi cepat terhadap tren digital. Menurutnya, organisasi komunikasi harus peka terhadap perkembangan teknologi seperti kecerdasan buatan, media digital, dan komunikasi lintas platform yang terus berubah.
Kongres ke-7 ASPIKOM di Makassar tidak hanya menghasilkan pemimpin baru, tetapi juga membawa semangat baru bagi masa depan pendidikan komunikasi di Indonesia. Dengan strategi kolaboratif, visi internasional, dan kepemimpinan Prof. Anang Sujoko sebagai Ketua Umum ASPIKOM 2025–2028, diharapkan organisasi ini mampu membawa standar akademik komunikasi ke level global.
















Leave a Reply