Jurnalis Lebanon Amal Khalil Tewas dalam Serangan Israel

Beirut, 27 April 2026 – Seorang jurnalis Lebanon, Amal Khalil, tewas akibat serangan udara Israel di desa Al-Tiri, Lebanon selatan, pada Rabu (22/4/2026). Khalil yang bekerja sebagai reporter harian Al-Akhbar dilaporkan sedang meliput konflik Israel-Hizbullah ketika serangan terjadi. Peristiwa ini kembali memicu kecaman terhadap meningkatnya risiko yang dihadapi jurnalis di wilayah konflik.

Menurut laporan Associated Press, Khalil sempat berlindung di sebuah rumah setelah serangan awal terjadi di dekat lokasi tempat ia berada. Namun, serangan berikutnya menghantam rumah tersebut. Khalil kemudian terjebak di bawah reruntuhan selama berjam-jam sebelum akhirnya ditemukan meninggal dunia oleh tim penyelamat.

Rekan Khalil, fotografer lepas Zeinab Faraj, juga berada di lokasi yang sama dan dilaporkan mengalami luka serius. Komite Perlindungan Jurnalis atau CPJ menyebut insiden tersebut sebagai serangan yang menewaskan Khalil dan melukai Faraj saat keduanya sedang berlindung di bangunan tersebut.

 

Tewas Saat Meliput Konflik

Amal Khalil dikenal sebagai jurnalis yang aktif meliput konflik di Lebanon selatan. Al-Akhbar menyebut Khalil berada di wilayah Al-Tiri untuk melaporkan perkembangan perang Israel-Hizbullah. Ia disebut sudah bekerja untuk media tersebut sejak 2006 dan kerap meliput isu perang, politik, serta dampak konflik terhadap warga sipil.

Kematian Khalil menambah daftar panjang jurnalis yang tewas di tengah eskalasi konflik di Lebanon. CPJ mencatat Khalil sebagai salah satu jurnalis yang terbunuh akibat serangan militer di wilayah tersebut. Organisasi itu juga menyerukan penyelidikan internasional atas serangan yang menewaskan Khalil.

 

Baca juga: Kebakaran Dahsyat di India, 1.000 Warga Kehilangan Tempat Tinggal

 

Evakuasi Sempat Terhambat

Proses evakuasi Khalil dilaporkan berlangsung sulit. Tim penyelamat baru bisa mengangkat jasadnya dari reruntuhan setelah beberapa jam. AP melaporkan upaya penyelamatan sempat terhenti karena adanya tembakan Israel di sekitar lokasi, sementara CPJ menyebut hambatan akses medis terhadap korban perlu diselidiki secara serius.

Pihak Israel membantah sengaja menargetkan jurnalis. Militer Israel menyatakan insiden tersebut sedang ditinjau dan menyebut serangan diarahkan pada individu yang dianggap melanggar gencatan senjata. Namun, sejumlah organisasi kebebasan pers menilai insiden ini harus diselidiki secara independen.

 

Kecaman Internasional Menguat

jurnalis lebanon tewas

Kematian Amal Khalil memicu kecaman dari berbagai pihak. CPJ menyatakan serangan terhadap jurnalis di zona konflik harus diusut dan meminta perlindungan yang lebih kuat bagi pekerja media. The Guardian juga melaporkan bahwa kematian Khalil memicu kecaman global, termasuk dari organisasi kebebasan pers dan pejabat Lebanon.

Insiden ini kembali menunjukkan betapa berbahayanya tugas jurnalis di wilayah perang. Di tengah konflik yang belum mereda, pekerja media kerap berada di garis depan untuk menyampaikan informasi dari lapangan. Kematian Khalil menjadi pengingat bahwa keselamatan jurnalis harus menjadi perhatian serius dalam setiap konflik bersenjata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *