ISCF Dorong Kompetisi Mahasiswa Komunikasi

Bandung, 6 Januari 2026Universitas Bhakti Kencana menjadi tuan rumah pelaksanaan International Student Communication Festival (ISCF). Ajang ini merupakan lomba komunikasi mahasiswa berskala nasional hingga internasional yang berada di bawah naungan ASPIKOM. Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa ilmu komunikasi dari berbagai daerah untuk berkompetisi dan mengasah kemampuan profesional di bidang komunikasi.

ISCF dirancang sebagai kompetisi yang tidak hanya menilai hasil akhir. Proses berpikir, kreativitas, dan kemampuan menyampaikan gagasan juga menjadi fokus utama. Berbagai kategori lomba dihadirkan untuk mewadahi potensi mahasiswa komunikasi dalam menghadapi tantangan industri media yang terus berkembang.

Ketua Pelaksana ISCF, Pipi Indrianti Zaelani, S.I.Kom., M.I.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi penting bagi mahasiswa komunikasi.

“Kegiatan ini diselenggarakan untuk mewadahi pengembangan dan kreativitas mahasiswa di bidang komunikasi. Lingkupnya nasional hingga internasional. ISCF dirancang kompetitif dan kolaboratif. Fokusnya pada peningkatan public speaking, kreativitas, serta jejaring antarmahasiswa,” ujarnya.

 

Kompetisi sebagai Sarana Uji Kompetensi Mahasiswa

Menurut Pipi, ISCF tidak hanya bertujuan mencari pemenang. Kompetisi ini menjadi sarana uji kemampuan mahasiswa di luar ruang kelas.

“Mahasiswa komunikasi membutuhkan ruang untuk berkompetisi secara sehat. Kreativitas tidak cukup disimpan di laptop atau meja kerja. Karya harus ditampilkan dan dinilai. Dari sana, mahasiswa bisa mengukur kualitas dirinya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa seluruh peserta memperoleh manfaat dari proses lomba. Baik yang meraih juara maupun tidak. Pengalaman tampil, dinilai juri, dan bersaing lintas kampus menjadi bekal penting sebelum terjun ke dunia profesional.

 

Baca juga: ISCF 2026 Jadi Panggung Unjuk Prestasi Mahasiswa

 

Apresiasi ASPIKOM terhadap Peran Kampus

ISCF

Ketua ASPikom Korwil Jawa Barat, Dr. Ani Yuningsih, M.Si., mengapresiasi pelaksanaan ISCF di Universitas Bhakti Kencana. Ia juga menyoroti peran dosen dan program studi dalam membimbing mahasiswa.

“Di era pendidikan tinggi saat ini, tantangan program studi komunikasi semakin besar. Prestasi mahasiswa menjadi indikator penting. ISCF hadir sebagai ruang nyata untuk mengukur kemampuan mahasiswa secara terbuka,” ujarnya.

Menurutnya, kompetisi seperti ISCF mendorong mahasiswa menjadi lebih adaptif dan inovatif. Hal ini penting untuk menghadapi dunia kerja di bidang komunikasi dan media.

 

Peserta dari Berbagai Daerah Indonesia

ISCF

International Student Communication Festival diikuti mahasiswa dari berbagai daerah. Peserta berasal dari Riau, Semarang, Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Surabaya, Garut, Majalengka, dan Subang. Hal ini menunjukkan bahwa ISCF memiliki daya tarik nasional.

ISCF mempertandingkan empat cabang lomba, yakni public speaking, essay, videografi, dan desain poster. Setiap kategori dirancang untuk mengasah kemampuan komunikasi dari berbagai sisi. Mulai dari penyampaian pesan lisan hingga kreativitas visual.

ASPIKOM menargetkan ISCF sebagai agenda tahunan pengembangan kemahasiswaan. Melalui ajang ini, mahasiswa diharapkan unggul secara akademik dan praktis. Kepercayaan diri serta kesiapan bersaing juga menjadi tujuan utama.

Penyelenggaraan International Student Communication Festival di Universitas Bhakti Kencana menegaskan peran kampus sebagai ruang kolaborasi. Ajang ini juga menjadi wadah kompetisi sehat. Sekaligus tempat tumbuhnya talenta komunikasi muda Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *