STP ARS Perkuat CHSE Kiara Payung

BANDUNG – (29/7/26) STP ARS Internasional bersama Universitas Adhirajasa Reswara Sanjaya (ARS University) mendorong penerapan prinsip Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) berbasis komunitas di Kiara Payung Garden Camp, Desa Banjaran Wetan, Kabupaten Bandung. Program ini dilaksanakan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) bersama Kelompok Tani Kuwatan Sadesa pada 15–17 Juli 2026.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Strategi Cleanliness, Health, Safety, and Environment Sustainability (CHSE) Berbasis Komunitas: Mengoptimalkan Potensi Pertanian untuk Kesiapan Hospitality Kiara Payung Garden Camp.” Program ini menekankan pentingnya penerapan CHSE. Selain itu, kegiatan ini mendorong keterlibatan masyarakat dalam mendukung pengembangan kawasan wisata yang aman, nyaman, dan berkelanjutan.

 

Baca juga: ARS University Bekali Pengelola Kiara Payung

 

Ketua tim PkM, Nurul Rochmah Pramadika, mengatakan kesiapan hospitality tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada kemampuan pengelola menciptakan pengalaman terbaik bagi pengunjung. Menurutnya, penerapan CHSE harus menjadi perhatian bersama karena berpengaruh langsung terhadap kualitas layanan.

Penerapan CHSE merupakan bagian penting dalam membangun kesiapan hospitality. Kebersihan, kesehatan, keselamatan, dan keberlanjutan lingkungan perlu menjadi perhatian bersama karena aspek-aspek tersebut secara langsung memengaruhi kenyamanan dan pengalaman pengunjung,” ujar Nurul.

 

Baca juga: AKPAR BSI Dorong Green Hospitality di Kiara Payung

 

Selain memberikan pendampingan, tim PkM juga mendorong mitra menjadikan CHSE sebagai budaya pelayanan. Kebersihan area, pengelolaan fasilitas, aspek kesehatan, keselamatan, serta kepedulian terhadap lingkungan diharapkan diterapkan secara konsisten. Pendekatan berbasis komunitas ini memperkuat peran masyarakat dalam mendukung pengembangan Kiara Payung Garden Camp. Dengan demikian, kawasan tersebut diharapkan berkembang sebagai destinasi yang bersih, aman, dan berkelanjutan. Program ini juga menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi. Melalui pendampingan tersebut, perguruan tinggi turut membantu masyarakat mengembangkan potensi lokal.(Robby)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *