LOMBOK – (12/8/26) Kapal motor penyeberangan (KMP) Putri Yasmin terbakar di perairan Selat Lombok saat berlayar dari Padangbai, Bali menuju Pelabuhan Lembar, Lombok, Rabu (12/8/2026) pagi. Kebakaran memicu operasi penyelamatan besar di tengah kondisi laut yang cukup berombak.
Laporan awal menyebut api muncul sekitar pukul 04.15 WITA ketika kapal berada di perairan Selat Lombok. Saat kejadian, kondisi laut dilaporkan cukup berat dengan gelombang yang dapat mencapai sekitar 4 meter. Tim SAR kemudian bergerak untuk mengevakuasi penumpang dan kru.
Dalam operasi tersebut, 172 orang berhasil dievakuasi menurut laporan AP. Sementara itu, seorang perempuan Indonesia berusia 19 tahun ditemukan meninggal dunia. Sedikitnya dua korban lainnya juga mendapat perawatan di rumah sakit akibat luka yang dialami dalam insiden tersebut.
Baca juga : Gelombang Tinggi Hantam Pantai Gunungkidul, Wisatawan Diminta Waspada
Proses evakuasi melibatkan Basarnas, TNI AL, kapal SAR, kapal patroli, serta helikopter. Kapal-kapal lain yang berada di sekitar lokasi juga membantu proses penyelamatan sehingga para penumpang dapat dievakuasi menuju Bali dan Lombok.
Terdapat perbedaan antara jumlah orang yang tercatat dalam manifes dan jumlah yang akhirnya dievakuasi. Reuters melaporkan manifes mencatat 131 penumpang dan 17 kru, sementara jumlah yang berhasil diselamatkan mencapai lebih dari 200 orang dalam pembaruan berikutnya. Perbedaan data tersebut kini menjadi perhatian dalam penanganan insiden.
Hingga laporan ini ditulis, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Operasi penanganan serta pendataan korban terus dilakukan untuk memastikan seluruh informasi terkait insiden KMP Putri Yasmin dapat dipastikan.














Leave a Reply