JAKARTA – (21/7/26) Aksi unjuk rasa di depan Gedung Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Kejaksaan Agung RI, Jakarta, Senin (20/7/2026), berlangsung memanas. Massa mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Perguruan Tinggi Muhammadiyah menyampaikan tuntutan agar penanganan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang dilakukan secara transparan, profesional, serta tanpa tebang pilih.
Situasi di lokasi sempat memanas ketika sebagian massa mencoba mendekati gerbang utama Kejaksaan Agung. Aksi saling dorong dengan aparat keamanan tidak terhindarkan. Di tengah demonstrasi, massa juga membakar spanduk dan poster sebagai bentuk protes terhadap penanganan perkara yang mereka soroti.
Baca juga: Berawal dari Rem Blong, Tragedi Maut Terjadi di Jalur Sibolangit
Untuk mengantisipasi eskalasi situasi, aparat kepolisian membentuk barikade di depan gedung dan mengerahkan sebanyak 706 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, serta jajaran polsek. Pengamanan dilakukan guna memastikan aksi penyampaian pendapat tetap berlangsung kondusif dan tidak mengganggu aktivitas di sekitar lokasi.
Dalam aksinya, massa mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang tanpa pandang bulu. Mereka juga meminta evaluasi terhadap kinerja lembaga penegak hukum agar proses penanganan perkara berjalan secara adil dan transparan.
Hingga aksi berakhir, situasi di sekitar Gedung Jampidsus masih berada dalam pengawasan aparat keamanan. Belum ada laporan mengenai korban jiwa maupun kerusakan serius akibat aksi tersebut.















Leave a Reply