TULANG BAWANG – Kecelakaan beruntun melibatkan sekitar 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Timur (Jalintim) Sumatera, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Selasa (6/10/2026) siang. Peristiwa diduga dipicu asap tebal dari kebakaran lahan yang menutupi jalan dan mengurangi jarak pandang pengemudi.
Kecelakaan terjadi sekitar pukul 13.35 WIB di Kampung Bawang Latak, Kecamatan Menggala. Kasatlantas Polres Tulang Bawang Iptu Farhan Maulana Affianto mengatakan insiden bermula saat sebuah kendaraan boks hendak mendahului kendaraan di depannya. Namun, jalan tertutup asap kebakaran sehingga pandangan pengemudi terbatas.
Dari arah berlawanan, sebuah kendaraan SUV kemudian datang hingga terjadi benturan. Tabrakan tersebut memicu kecelakaan beruntun yang melibatkan kendaraan lain dari dua arah, yakni jalur Lampung Tengah menuju Tulang Bawang dan sebaliknya.
Polisi mencatat tujuh korban dalam kecelakaan itu. Dua orang meninggal dunia di lokasi, yakni Rizki Mubarok (25), warga Ogan Komering Ulu Timur, Sumatera Selatan, dan Heri (31), warga Lampung Timur.
Lima korban lainnya mengalami luka dan telah dievakuasi untuk mendapat perawatan medis di RSUD Menggala.
Baca juga:
Proses evakuasi sempat dilakukan terhadap sejumlah korban yang terjepit di dalam kendaraan. Petugas kepolisian, BPBD, pemadam kebakaran, TNI, serta relawan turut membantu penanganan di lokasi. Arus lalu lintas sempat mengalami kemacetan hingga sekitar empat kilometer sebelum kembali normal setelah proses evakuasi dan pengaturan lalu lintas dilakukan.
Asap yang menutupi jalan diketahui berasal dari kebakaran lahan di sekitar ruas Jalintim. Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang sebelumnya juga melaporkan kebakaran lahan di sisi jalan yang menghasilkan asap sangat pekat hingga mengganggu pengguna jalan. Penanganan kecelakaan dan penyelidikan lebih lanjut dilakukan oleh Polres Tulang Bawang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahaya karhutla tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga keselamatan pengguna jalan. Kondisi jarak pandang yang rendah membuat pengemudi menghadapi risiko kecelakaan lebih besar, terutama pada ruas jalan dengan lalu lintas kendaraan berat. (Robby)
















Leave a Reply