Bayangkan malam tanpa cahaya. Tidak ada lampu di rumah, tidak ada listrik untuk mengisi daya ponsel, atau bahkan sekadar kipas angin untuk mengusir gerah. Sementara sebagian dari kita bisa menikmati kemudahan ini setiap hari, di luar sana masih ada jutaan orang yang belum pernah merasakannya.
Energi seharusnya bukan hak istimewa, melainkan hak semua orang. Inilah semangat di balik SDG 7: membawa terang tanpa harus merusak bumi tempat kita berpijak, lewat energi terbarukan yang bersih dan berkelanjutan.
Energi adalah bagian dari hidup kita yang paling sering kita anggap biasa. Mulai dari menyalakan lampu, mengisi daya ponsel, hingga menjalankan rumah sakit dan sekolah, semuanya butuh energi. Tapi sayangnya, tidak semua orang memiliki akses terhadap listrik yang andal dan aman.
Inilah yang jadi sorotan utama (SDGs) ke-7:
Memastikan akses energi yang terjangkau, andal, berkelanjutan, dan modern bagi semua orang.
Masih Banyak yang Hidup dalam Gelap
Menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa, lebih dari 700 juta orang di dunia masih hidup tanpa listrik. Sebagian besar tinggal di daerah pedesaan dan negara berkembang. Tanpa listrik, anak-anak sulit belajar, layanan kesehatan jadi terbatas, dan ekonomi lokal sulit berkembang.
Energi bukan hanya tentang fasilitas, tapi juga tentang hak dasar untuk hidup layak.
Energi Fosil vs Energi Terbarukan
Selama ini, dunia mengandalkan batu bara, minyak, dan gas untuk memenuhi kebutuhan energi. Sayangnya, sumber energi ini menyumbang besar terhadap krisis iklim dan polusi udara yang menyebabkan jutaan kematian dini setiap tahun.
Mengandalkan energi fosil sama saja seperti menambal satu masalah, tapi membuka luka besar lainnya: kerusakan lingkungan jangka panjang.
Energi Terbarukan: Solusi yang Sudah Ada
Kabar baiknya, solusi dari semua ini sudah tersedia: energi terbarukan. Sumber energi seperti matahari, angin, air, dan panas bumi kini makin murah, efisien, dan ramah lingkungan. Bahkan, menurut laporan IRENA, energi terbarukan kini menjadi opsi paling hemat biaya di banyak negara.
Transisi ke energi bersih bukan hanya tentang menyelamatkan planet, tapi juga:
- Membuka lapangan kerja baru di sektor hijau
- Meningkatkan ketahanan energi nasional
- Mengurangi ketergantungan pada energi impor
- Memberdayakan komunitas lokal untuk mandiri secara energi
Kita Semua Punya Peran
Mewujudkan SDG 7 bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga besar. Setiap individu juga punya kontribusi nyata, seperti:
- Menghemat listrik di rumah
- Memilih peralatan hemat energi
- Mendukung kebijakan energi hijau
- Mengedukasi orang lain soal pentingnya energi bersih
Langkah kecil seperti mematikan lampu saat tidak digunakan, atau memakai transportasi publik, bisa berdampak besar jika dilakukan secara kolektif.
Energi Bersih Bukan Pilihan, Tapi Kebutuhan
Kita hidup di era di mana masa depan ditentukan hari ini. Pilihan kita dalam menggunakan dan memproduksi energi akan memengaruhi generasi mendatang.
Energi bersih bukan soal tren atau gaya hidup — ini soal keberlanjutan. Tentang apakah kita ingin bumi tetap layak huni di tahun-tahun ke depan.
Baca juga: Sampah Plastik: Apa yang Kita Buang Kembali ke Hidup Kita
Ayo Terangi Dunia Bersama
Perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Menyalakan lampu hanya saat dibutuhkan, mendukung energi terbarukan, atau sekadar berbicara tentang pentingnya energi bersih, dan itu semua berarti.
Karena pada akhirnya, kita semua ingin hidup di dunia yang lebih adil, lebih hijau, dan lebih terang. Mari jadi bagian dari gerakan energi terbarukan ini. Bukan untuk siapa-siapa, tapi untuk kita, dan generasi setelah kita.
Karena #EnergiBersih bukan cuma soal listrik, tapi tentang harapan.
Ditulis oleh: Fadel Ahsin Marogie, Nisrina Nada Gitarista.

















Leave a Reply