Bandung, 11 Agustus 2025 — Forum Komunikasi Dosen (FKD) diharapkan menjadi jembatan antara dosen dan pemerintah dalam memperjuangkan kesejahteraan tenaga pendidik. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dr. H. Itto Turyandi, M.Si., M.M, dari DPP FKD, dalam kegiatan Silaturahmi dan Rapat Koordinasi DPD FKD Kota Bandung di ARS University.
Pentingnya Peran FKD dalam Kesejahteraan Dosen
Dr. Itto menegaskan bahwa dosen sering kali berinvestasi besar dalam pendidikan dan peningkatan kapasitas profesional. Banyak di antaranya menempuh pendidikan hingga jenjang doktoral, mengikuti pelatihan bersertifikat, dan aktif meneliti. Namun, mereka belum mendapatkan penyesuaian kesejahteraan yang memadai, baik dari yayasan maupun pemerintah.
“Organisasi ini harus hadir untuk memperjuangkan kepentingan tersebut, sekaligus menjadi mitra strategis dalam merumuskan kebijakan yang pro-dosen,” ujarnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya kolaborasi antara pengurus daerah dan pusat. Menurutnya, isu seperti kenaikan tunjangan profesi, percepatan jabatan fungsional, dan dukungan riset akan lebih efektif diperjuangkan jika suara FKD solid di seluruh Indonesia.
Baca juga: Ketua ASPIKOM 2025: Prof. Anang Sujoko Terpilih di Kongres ke-7
Dukungan dari Rektor ARS University

Acara dihadiri perwakilan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Kota Bandung. Rektor ARS University sekaligus Dewan Penasehat FKD Kota Bandung, Prof. Dr. H. Purwadhi, M.Pd, menegaskan bahwa FKD harus memberi dampak nyata bagi dosen. Fokusnya adalah mendorong kenaikan jabatan fungsional, mempermudah pengurusan kepangkatan, dan mendukung pengembangan karier.
Program Unggulan FKD Kota Bandung Tahun 2025
Rapat koordinasi dipimpin oleh Ketua Forum Komunikasi Dosen Kota Bandung, Prof. Dr. H. A. Rohendi, M.H., M.M, bersama Sekretaris Umum Dr. Mira Veranita, M.Si., CHRMP. Setiap bidang diminta merumuskan minimal satu program unggulan untuk tahun 2025, mencakup:
- Advokasi kebijakan
- Pelatihan peningkatan kompetensi
- Forum ilmiah berkala antar perguruan tinggi
Selain membahas agenda kerja, forum ini menjadi ruang aspirasi. Isu yang muncul antara lain perlunya transparansi penilaian kinerja dosen, penguatan penelitian, dan dukungan publikasi internasional.
Komitmen untuk Meningkatkan Kualitas Pendidikan Tinggi
Prof. Rohendi menyatakan, “Kami berkomitmen menjadi garda terdepan dalam mengawal aspirasi dosen dan memastikan kontribusi mereka diakui secara layak.”
Dr. Mira menambahkan, FKD juga fokus memperkuat jejaring profesional. Dengan begitu, dosen di Bandung dapat saling mendukung, berbagi sumber daya, dan berkolaborasi dalam riset yang bermanfaat bagi masyarakat.
Penutup yang Menguatkan Kebersamaan

Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol komitmen menjalankan program kerja. Suasana hangat dan penuh keakraban mencerminkan semangat kolaborasi yang menjadi inti Forum Komunikasi Dosen Kota Bandung.
















Leave a Reply