Longsor Cadas Pangeran Tutup Jalur Bandung–Cirebon, Sempat Lumpuh Total

longsor cadas pangeran

Sumedang, 9 April 2026 – Longsor menutup jalur utama Cadas Pangeran, Sumedang, pada Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Peristiwa ini terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut, menyebabkan material tanah dan bebatuan dari tebing longsor ke badan jalan.

Akibat kejadian ini, akses utama Bandung–Cirebon sempat lumpuh total. Kendaraan tidak dapat melintas karena seluruh badan jalan tertutup material longsoran. Kondisi ini sempat memicu antrean panjang di kedua arah.

Hujan dengan intensitas tinggi diduga menjadi pemicu utama longsor. Tebing di sekitar jalur Cadas Pangeran memang dikenal rawan pergerakan tanah, terutama saat curah hujan meningkat.

 

Jalur Sempat Lumpuh Total

Material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup jalan di beberapa titik. Hal ini membuat kendaraan dari arah Bandung maupun Cirebon tidak dapat melintas sama sekali.

Sejumlah pengendara terpaksa menunggu hingga jalur dapat dibersihkan. Beberapa di antaranya memilih mencari jalur alternatif untuk melanjutkan perjalanan.

Kemacetan panjang tidak dapat dihindari. Situasi ini memperlihatkan pentingnya jalur Cadas Pangeran sebagai akses utama penghubung antarwilayah di Jawa Barat.

 

Baca juga: Benda Mirip Torpedo Ditemukan di Gili Trawangan, Wisatawan Sempat Heboh

 

Petugas Kerahkan Alat Berat

longsor cadas pangeran

Petugas gabungan langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Dua alat berat dikerahkan guna mempercepat proses pembersihan material longsor.

Proses evakuasi dilakukan di beberapa titik yang terdampak. Petugas bekerja secara bertahap untuk memastikan jalur dapat segera dibuka kembali.

Upaya ini dilakukan agar aktivitas lalu lintas dapat kembali normal secepat mungkin. Koordinasi antarinstansi juga dilakukan untuk memastikan penanganan berjalan lancar.

 

Jalur Sudah Bisa Dilalui, Warga Diminta Waspada

Kabar terbaru, jalur nasional tersebut sudah kembali bisa dilalui sejak Kamis pagi. Meski demikian, pengendara diminta tetap berhati-hati saat melintas di kawasan tersebut.

Potensi longsor susulan masih mungkin terjadi, terutama jika hujan kembali turun. Oleh karena itu, kewaspadaan menjadi hal yang penting bagi pengguna jalan.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko bencana di jalur rawan longsor. Kondisi alam yang tidak menentu menuntut kesiapsiagaan, baik dari petugas maupun masyarakat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *