Madinah, 30 April 2026 – Bus rombongan jemaah haji asal Kabupaten Probolinggo mengalami kecelakaan di kawasan Jabal Magnet, Madinah, Arab Saudi, pada Selasa (28/4/2026) siang waktu setempat. Rombongan tersebut merupakan jemaah Kloter SUB 2 Embarkasi Surabaya yang sedang berada di Tanah Suci.
Insiden ini menyebabkan lima jemaah mengalami luka ringan akibat serpihan kaca. Seluruh jemaah dilaporkan selamat dan telah mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, sejumlah laporan menyebut sopir bus mengalami luka berat dan harus mendapat perawatan lebih lanjut.
Kecelakaan terjadi saat rombongan berada di kawasan Jabal Magnet, salah satu lokasi yang kerap dikunjungi jemaah saat berada di Madinah. Peristiwa ini sempat menimbulkan kepanikan di antara para jemaah karena benturan menyebabkan kaca bus pecah dan melukai beberapa penumpang.
Lima Jemaah Luka Ringan
Berdasarkan laporan yang beredar, lima jemaah mengalami luka ringan karena terkena serpihan kaca. Mereka langsung mendapat penanganan dari petugas dan tim kesehatan. Kondisi para jemaah disebut stabil, sehingga mereka tetap dapat melanjutkan rangkaian ibadah di bawah pengawasan petugas.
Selain jemaah, sopir bus juga dilaporkan mengalami cedera lebih serius. Petugas kemudian membawa korban yang membutuhkan perawatan lanjutan ke fasilitas kesehatan terdekat. Hingga kini, penanganan terhadap korban terus dipantau oleh pihak terkait.
Baca juga: KA Gambir–Surabaya Tabrakan dengan KRL di Bekasi Timur
Kemenhaj Siapkan Evaluasi
Kementerian Haji dan Umrah menyatakan akan memberikan sanksi kepada dua pihak penyelenggara bimbingan ibadah yang terkait dengan insiden kecelakaan bus di kawasan Jabal Magnet tersebut. Kecelakaan itu disebut melibatkan jemaah dari Kloter SUB 2 dan JKS 1 yang sedang mengikuti agenda di luar layanan resmi.
Kementerian juga menegaskan pentingnya kepatuhan terhadap prosedur keselamatan selama jemaah berada di Arab Saudi. Setiap kegiatan tambahan di luar rangkaian resmi harus memperhatikan aspek perizinan, transportasi, dan pengawasan petugas agar tidak menimbulkan risiko bagi jemaah.
Jemaah Diimbau Ikuti Arahan Petugas
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi seluruh jemaah agar selalu mengikuti arahan petugas haji selama berada di Tanah Suci. Mobilitas jemaah, terutama saat melakukan ziarah atau kunjungan ke lokasi tertentu, perlu dilakukan dengan pengawasan yang jelas.
Pemerintah dan penyelenggara diharapkan terus memperketat pengawasan transportasi jemaah. Hal ini penting untuk memastikan keselamatan selama pelaksanaan ibadah haji, terutama bagi jemaah lanjut usia atau mereka yang membutuhkan pendampingan khusus.












Leave a Reply