FIFA Resmi Jatuhkan Sanksi ke FAM

Kuala Lumpur / Zurich, 7 Oktober 2025 — FIFA mengonfirmasi bahwa sanksi terhadap Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) dan tujuh pemain naturalisasi sudah bersifat final dan mengikat. Batas waktu banding 10 hari telah lewat, dan bukti dokumen yang dipakai untuk mendaftarkan pemain ke tim nasional dinyatakan “dimanipulasi”.

Keputusan ini membawa konsekuensi serius. Selain larangan aktivitas pemainlah, Malaysia juga menghadapi kemungkinan kalah administrasi (DWO) atas pertandingan sebelumnya yang dianggap melanggar regulasi.

 

Fakta Bukti dan Keputusan FIFA

fifa

 

FIFA dalam rilis resminya menyebut bahwa dokumen yang diajukan FAM dalam eligibility enquiries tidak konsisten dengan data sipil negara asal pemain. Kasus ini digolongkan sebagai pelanggaran Pasal 22 Kode Disiplin FIFA mengenai pemalsuan dokumen.

Federasi Malaysia diberikan hak banding selama 10 hari. Tenggat tersebut berakhir 6 Oktober, dan sejak itu tidak ada revisi atas keputusan. Dengan begitu, sanksi menjadi final dan tak dapat diganggu gugat.

 

Baca juga: MotoGP Mandalika: Aldeguer Bersinar, Márquez Terjatuh

 

Mana Pemain yang Disanksi dan Hukumannya

FIFA

Tujuh pemain naturalisasi yang terlibat dalam keputusan ini adalah:

Gabriel Felipe Arrocha, Facundo Tomás Garcés, Rodrigo Julián Holgado, Imanol Javier Machuca, João Vitor Brandão Figueiredo, Jon Irazábal Iraurgui, dan Héctor Alejandro Hevel Serrano.

Mereka masing-masing dijatuhi larangan beraktivitas di sepak bola selama 12 bulan dan denda CHF 2.000 tiap pemain. Sementara itu, FAM diwajibkan membayar denda CHF 350.000 atas perannya dalam penggunaan dokumen tidak sah.

Semua pemain tersebut sudah pernah tampil dalam laga Malaysia vs Vietnam pada 10 Juni 2025, yang berakhir 4-0 untuk Malaysia, dalam rangka Kualifikasi Piala Asia 2027.

 

Baca juga: FIFA Jatuhkan Sanksi Berat ke Malaysia: 7 Pemain Diskors 12 Bulan, FAM Didenda

 

Ancaman DWO pada Hasil Pertandingan

Salah satu konsekuensi langsung dari sanksi ini adalah potensi pembatalan hasil pertandingan. Laporan media Asia menyebut bahwa kemenangan Malaysia 4-0 atas Vietnam bisa diganti menjadi kekalahan 0-3 (DWO) jika kompetisi Asia (AFC) menerapkan aturan penggunaan pemain tidak sah.

Menurut regulasi AFC, apabila tim menggunakan pemain yang tidak memenuhi syarat registrasi, pertandingan dapat dinyatakan kalah secara administratif (forfeit).

Untuk Malaysia, ini berarti poin yang diperoleh dari kemenangan tersebut bisa dicabut, dan posisi di klasemen grup bisa berubah drastis.

 

Dampak Segera ke Timnas Malaysia

Dengan larangnya tujuh pemain itu, timnas Malaysia kini kehilangan pemain kunci yang sebelumnya memperkuat strategi mereka. Pelatih Peter Cklamovski harus merombak komposisi tim secara mendadak.

Kemudian, peluang Malaysia di kualifikasi Piala Asia makin sulit, terutama apabila hasil pertandingan mereka harus direvisi secara administratif. Dan publik juga mulai bersuara tentang kredibilitas FAM dan dampak reputasi jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *