Serang, 2 Mei 2026 – Rombongan bus buruh asal Serang, Banten, dilaporkan menjadi korban pelemparan batu saat dalam perjalanan menuju Jakarta untuk mengikuti aksi Hari Buruh Internasional atau May Day 2026. Insiden tersebut disebut terjadi ketika rombongan melintas di jalur tol menuju kawasan pusat aksi.
Peristiwa itu membuat sejumlah penumpang panik karena serangan terjadi secara tiba-tiba. Beberapa kaca bus dilaporkan pecah akibat lemparan batu. Meski demikian, hingga kini belum ada laporan korban luka berat dari kejadian tersebut.
Dugaan sementara, pelemparan batu dilakukan oleh sekelompok orang yang salah mengira bus buruh sebagai rombongan suporter sepak bola. Namun, informasi ini masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Rombongan Buruh Menuju Jakarta untuk May Day
Mobilisasi buruh dari Banten menuju Jakarta memang menjadi bagian dari peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Sedikitnya 15.000 buruh dari Provinsi Banten disebut bersiap mengikuti aksi May Day di kawasan Monumen Nasional, Jakarta. Aksi tersebut menjadi ruang penyampaian aspirasi buruh dari berbagai daerah.
Pemerintah Provinsi Banten sebelumnya berharap peringatan May Day dapat berjalan aman, damai, dan kondusif. Harapan itu disampaikan untuk menjaga stabilitas daerah sekaligus memastikan kegiatan buruh berlangsung tanpa gangguan keamanan.
Dalam konteks itu, dugaan pelemparan terhadap bus rombongan buruh menjadi perhatian. Insiden seperti ini dinilai dapat mengganggu kelancaran mobilisasi massa sekaligus menciptakan rasa tidak aman bagi peserta aksi.
Baca juga: Bus Jemaah Haji Probolinggo Kecelakaan di Madinah, Lima Orang Luka Ringan
Kaca Bus Pecah, Penumpang Sempat Panik
Berdasarkan informasi yang beredar, serangan batu membuat sejumlah kaca bus pecah. Penumpang yang berada di dalam kendaraan sempat panik karena tidak mengetahui sumber serangan. Situasi tersebut terjadi ketika bus sedang dalam perjalanan bersama rombongan lain menuju Jakarta.
Meski tidak ada laporan luka berat, insiden ini tetap menimbulkan kekhawatiran. Pecahan kaca dan serangan mendadak di jalan tol dapat membahayakan penumpang maupun pengemudi. Karena itu, pengamanan jalur mobilisasi massa dinilai perlu diperketat.
Kasus ini juga muncul di tengah sorotan terhadap gangguan keamanan di jalan tol. Sebelumnya, insiden pelemparan batu terhadap rombongan bus suporter juga pernah terjadi di Tol Jakarta–Cikampek dan sempat viral di media sosial.
Keamanan May Day Jadi Sorotan
Momentum May Day biasanya diikuti mobilisasi massa dalam jumlah besar dari berbagai daerah. Karena itu, keamanan perjalanan peserta aksi menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan. Tidak hanya di lokasi aksi, pengamanan juga dibutuhkan selama perjalanan menuju titik kumpul.
Insiden pelemparan batu terhadap bus buruh ini menambah catatan penting bagi aparat dan penyelenggara aksi. Pengawalan, koordinasi jalur, serta respons cepat terhadap potensi gangguan menjadi hal yang perlu diperkuat agar peserta aksi dapat menyampaikan aspirasi dengan aman.
Publik kini menunggu klarifikasi lebih lanjut dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap, pelaku, serta motif di balik dugaan pelemparan batu tersebut.












Leave a Reply