Cimerang, (16 Agustus 2025) – Menjelang perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, suasana di Desa Cimerang RT 01 RW 05 mulai terasa semarak. Tidak hanya dengan pemasangan bendera merah putih dan umbul-umbul, Karang Taruna Desa Cimerang punya cara unik memeriahkan bulan Agustus tahun ini. Mereka bersama-sama melukis dinding rumah warga dengan gambar wajah pahlawan nasional.
Kreativitas Pemuda Melalui Mural Pahlawan
Pantauan Suara Jiwa, beberapa pemuda terlihat sibuk melukis wajah pahlawan di dinding rumah warga. Lukisan bertema perjuangan ini menampilkan gambar proklamator hingga bendera merah putih. Ada yang naik tangga untuk menggarap bagian atas, ada juga yang di bawah fokus membuat sketsa dan mengisi warna.
“Kalau lukisan ini jadi, kampung kita pasti keren. Bisa jadi tempat foto juga pas acara nanti,“ ucap Dateng, anggota Karang Taruna.
Semarak Persiapan Hiasan Agustusan
Tak hanya para pemuda, remaja putri Karang Taruna juga ikut berpartisipasi. Mereka duduk melingkar sambil membuat hiasan dari kertas warna berbentuk kerucut. Suasana penuh canda tawa, bahkan sesekali mereka berpose bersama sambil bergaya peace di depan kamera.
“Kita sengaja bikin dekorasi biar acara nanti lebih rame, heboh, dan seru. Jadi bukan cuma lomba, tapi juga hiasan biar suasana lebih meriah,“ tutur Nabila, salah satu anggota Karang Taruna.
Baca juga: Kisah Inspiratif Shauza Silvia Hadi: Mahasiswi, Pekerja, dan Content Creator Muda
Dukungan Warga dan Ketua RW

Tahun ini, Karang Taruna RT 01 RW 05 menyiapkan cukup banyak agenda. Lomba-lomba tradisional tetap jadi menu utama, seperti balap karung, panjat pinang, tarik tambang, makan kerupuk, hingga balap kelereng. Selain itu, ada juga lomba badminton antar-RW yang melibatkan anak-anak dan remaja.
Ketua RW setempat mengapresiasi semangat para pemuda.
“Anak-anak muda di sini kompak banget. Dari tahun-tahun sebelumnya juga mereka sering mengadakan acara kesenian. Mereka punya inisiatif sendiri tanpa harus disuruh. Saya senang karena kegiatan seperti ini bikin suasana kampung jadi rame dan penuh kebersamaan,” ujarnya.
Gotong Royong Jadi Kunci
Warga desa pun menyambut baik inisiatif Karang Taruna ini. Banyak pemilik rumah justru menawarkan dindingnya untuk dilukis. Mereka bangga rumahnya bisa menjadi bagian dari semarak HUT RI ke-80.
Salah satu anggota Karang Taruna, Dateng, mengaku bangga bisa terlibat sejak awal kegiatan. “Melukis wajah pahlawan ini menurut saya bukan hanya soal seni, tapi juga mengingatkan kita semua bahwa kemerdekaan yang kita nikmati hari ini hasil perjuangan mereka. Jadi lewat mural ini semoga semangat perjuangan bisa terus hidup,” ujarnya.
Pesan Edukatif dan Semangat Generasi Muda
Seorang pendidik sekolah dasar di desa itu bahkan menyatakan akan memanfaatkan mural sebagai media pembelajaran.
“Anak-anak lebih mudah mengingat wajah pahlawan kalau melihat gambar nyata. Nanti saat pelajaran sejarah, kami bisa ajak mereka berkeliling melihat mural di desa,” ucapnya.
Dateng pun menitipkan pesan untuk generasi muda.
“Kalau bukan kita yang melanjutkan semangat para pahlawan, siapa lagi? Mungkin perjuangan sekarang bukan lagi angkat senjata, tapi bagaimana kita bisa berbuat baik untuk desa, bangsa, dan lingkungan kita. Hal kecil seperti melukis mural ini bisa jadi awalnya,” tuturnya penuh semangat.
Desa Cimerang Siap Sambut HUT RI ke-80
Kini, jalanan di RT 01 RW 05 Desa Cimerang tampak berbeda. Tidak hanya semarak dengan bendera merah putih, tetapi juga dihiasi mural penuh warna yang menampilkan wajah para pahlawan bangsa. Kehadiran mural ini membuat desa terasa lebih hidup sekaligus memberi inspirasi tentang arti kemerdekaan yang sebenarnya.
Dengan semangat gotong royong dan kreativitas Karang Taruna, warga Desa Cimerang siap menyambut HUT RI ke-80 dengan cara yang unik, penuh makna, dan membangkitkan rasa cinta tanah air.
















Leave a Reply