KALIMANTAN TIMUR, (21/10/2026) – Aksi gotong royong warga menebarkan benih pohon di lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Timur (Kaltim) menjadi sorotan setelah videonya beredar di media sosial pada Selasa (20/10/2026). Gerakan tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan tutupan vegetasi sekaligus menjaga kawasan hutan agar tidak beralih fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit.
Dalam video yang beredar, warga, termasuk sejumlah perempuan, terlihat menyusuri kawasan yang dipenuhi batang kayu kering dan sisa pepohonan terbakar. Mereka menebarkan benih di area terbuka dengan harapan pohon dapat tumbuh kembali dan membantu memulihkan ekosistem yang terdampak kebakaran.
Kekhawatiran terhadap perubahan fungsi lahan menjadi salah satu latar belakang gerakan tersebut. Namun, informasi yang tersedia belum memastikan adanya rencana alih fungsi pada lokasi spesifik dalam video. Lokasi persis kegiatan dan jenis benih yang ditebar juga belum dijelaskan secara terperinci dalam laporan yang ditemukan.
Di tengah aksi warga, penanganan karhutla di Kaltim masih menjadi perhatian. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Timur untuk Selasa (20/10/2026), tercatat 639 titik panas dan tujuh titik kebakaran. BPBD juga melaporkan akumulasi luas lahan terbakar mencapai 9.135,77 hektare serta kualitas udara kategori sedang berdasarkan parameter PM2.5. Data tersebut merupakan kondisi tingkat provinsi, bukan khusus lokasi dalam video.
Baca juga: Remaja Main Api di WAWL Temanggung, Rumput Kering Sempat Terbakar
Pemulihan kawasan bekas kebakaran juga membutuhkan langkah yang sesuai dengan kondisi lahannya. Dosen Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara, Onrizal, menjelaskan kepada Katadata bahwa lahan gambut perlu dibasahi kembali, antara lain melalui penutupan kanal terbuka, sebelum dilakukan revegetasi. Jenis pohon yang dikembangkan juga perlu disesuaikan dengan vegetasi asli di wilayah tersebut.
Karena itu, penebaran benih menjadi langkah awal yang perlu diikuti pemantauan dan perawatan berkelanjutan. Upaya pemulihan diharapkan dapat mengembalikan tutupan vegetasi sekaligus menjaga fungsi ekologis kawasan hutan Kalimantan. (Robby)
















Leave a Reply