Mahasiswa Unisba Kritik Prabowo-Gibran di DPRD Jabar

BANDUNG, (2/11/2026) – Mahasiswa Universitas Islam Bandung (Unisba) menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat, Senin (2/11/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyampaikan kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang telah berjalan dua tahun.

Aksi yang dikoordinasikan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unisba itu diikuti sekitar 150 orang. Massa menyampaikan aspirasi melalui orasi dan yel-yel bernada kritik, termasuk seruan agar Prabowo-Gibran turun dari jabatan.

Berdasarkan kronologi pengamanan kepolisian, mahasiswa tiba di kawasan Simpang Dago Cikapayang sekitar pukul 14.15 WIB. Setelah menyampaikan orasi, massa bergerak menuju Gedung DPRD Jabar sekitar pukul 14.35 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.55 WIB.

Setelah melaksanakan salat Asar berjamaah, mahasiswa kembali berorasi pada pukul 15.05 WIB. Sekitar pukul 16.45 WIB, perwakilan massa membacakan pernyataan sikap terkait evaluasi dua tahun kepemimpinan pemerintahan. Massa kemudian membubarkan diri sekitar pukul 16.55 WIB.

Sejumlah persoalan menjadi sorotan mahasiswa dalam aksi tersebut. Tuntutan yang disampaikan mencakup evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), transparansi pengelolaan Danantara dan Koperasi Desa Merah Putih, perlindungan lingkungan, serta pemerataan pendidikan dan layanan kesehatan.

 

Baca juga: 395 Orang Terdampak Dugaan Keracunan MBG di Cirebon

 

Mahasiswa juga menyoroti kebebasan berekspresi, penegakan hukum, dan kebijakan yang dinilai belum sepenuhnya mempertimbangkan kebutuhan masyarakat. Salah satu peserta aksi turut mempersoalkan pengenaan pajak terhadap pembalut karena dianggap sebagai kebutuhan dasar perempuan.

Presiden Mahasiswa Unisba sekaligus koordinator aksi, Ferry Anwar Musaddad, menyampaikan bahwa demonstrasi tersebut merupakan kelanjutan dari gerakan sebelumnya. Mahasiswa menilai penyampaian aspirasi melalui forum pertemuan perlu disertai tindak lanjut yang nyata.

Pihak mahasiswa juga menyatakan akan melanjutkan konsolidasi dengan kelompok mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya untuk mengawal tuntutan yang telah disampaikan. (Robby)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *