Demo Malioboro Ricuh, 116 Orang Terluka

YOGYAKARTA, (28/10/2026) – Aksi demonstrasi memperingati Hari Sumpah Pemuda di kawasan Malioboro, Yogyakarta, Rabu (28/10/2026), berujung ricuh pada malam hari. Kericuhan terjadi di sekitar Gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan meluas hingga kawasan Stasiun Tugu serta Jalan Mangkubumi.

Situasi memanas setelah massa melemparkan batu, petasan, dan kembang api ke arah gedung maupun petugas. Sejumlah benda juga dilaporkan dibakar dan fasilitas umum mengalami kerusakan. Aparat kepolisian kemudian mengerahkan pasukan pengendalian massa, mobil water cannon, serta gas air mata untuk mengendalikan situasi.

Menurut Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, aksi utama yang berpusat di Titik Nol Kilometer telah berakhir sekitar pukul 17.30 WIB. Namun, kelompok massa susulan yang belum diketahui identitasnya kemudian mendatangi Gedung DPRD DIY. Pelemparan petasan dan kembang api ke arah petugas parkir di Jalan Perwakilan memicu keributan yang berlanjut dengan aksi saling lempar.

Dalam penanganan kejadian tersebut, polisi menyebut situasi di sekitar Malioboro mulai terkendali sekitar pukul 22.00 WIB. Massa kemudian bergerak ke arah utara hingga kawasan Jalan Mangkubumi dan Tugu Yogyakarta.

 

Baca juga: Ratusan Massa Demo Tolak Konser Andrea Bocelli di Jakarta

 

Dampak kericuhan juga terlihat dari jumlah korban luka. Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan, sebanyak 116 orang mengalami luka-luka, termasuk warga sipil dan petugas keamanan. Dari jumlah tersebut, 13 orang sempat menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit di Yogyakarta.

Sebelum kericuhan terjadi, mahasiswa dan elemen masyarakat menggelar aksi untuk menyampaikan berbagai tuntutan. Salah satunya, Aliansi UMY Bergerak menyuarakan 11 tuntutan yang mencakup penanganan kebakaran dan dampak asap, penurunan harga kebutuhan pokok, perlindungan buruh dan petani, reforma agraria, pendidikan, serta pengusutan dugaan korupsi terkait Stadion Mandala Krida.

Polda DIY menyatakan 34 orang yang sempat diamankan telah dipulangkan pada Kamis (29/10/2026) malam. Sementara itu, berdasarkan pemantauan Polresta Yogyakarta pada 3 November, aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas di kawasan Malioboro, Tugu, hingga Titik Nol Kilometer telah kembali normal. (Robby)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *