JAKARTA, (4/11/2026) – TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyiapkan 20.980 personel untuk memperkuat pengamanan di wilayah DKI Jakarta. Pengerahan tersebut dilakukan secara bertahap berdasarkan instruksi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto melalui surat telegram.
Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops KSAL), Laksamana Muda TNI Yayan Sofiyan, menjelaskan bahwa pengerahan dibagi menjadi empat tahap. Seluruh personel yang disiapkan akan diperbantukan di bawah kendali operasi (BKO) Kodam Jaya.
Tahap pertama dimulai pada 2 November 2026 dengan melibatkan 2.100 personel dari satuan TNI AL yang telah berada di Jakarta. Pasukan tersebut berasal dari Korps Marinir, Koarmada I, Kodaeral III, dan Kolinlamil.
Selanjutnya, tahap kedua dan ketiga dilaksanakan pada 4 November 2026 dengan menyiapkan 5.740 personel dari luar Jakarta. Pergerakan pasukan dilakukan melalui jalur laut menggunakan kapal perang Republik Indonesia (KRI) serta jalur darat.
Baca juga: Kampung Bahari Digerebek, 29 Orang Diamankan Polisi
Personel tambahan tersebut berasal dari sejumlah satuan, di antaranya Koarmada II, Pasmar 2, Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal), Kodiklatal, Akademi Angkatan Laut (AAL), serta pangkalan TNI AL di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung.
Sementara itu, sebanyak 13.140 personel pada tahap keempat masih disiagakan di markas satuan masing-masing. Mereka belum diberangkatkan dan menunggu perintah lebih lanjut apabila dibutuhkan.
Kepala Pusat Penerangan TNI Mayjen TNI Muhammad Nas menyatakan bahwa pengerahan tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan rutin militer. Ia meminta masyarakat tidak mengaitkan langkah tersebut dengan isu atau situasi tertentu yang belum terkonfirmasi.
Pengerahan ini berlangsung di tengah penyelidikan dugaan penyadapan ilegal yang turut menyeret sejumlah perwira tinggi Polri. Namun, hingga Rabu (4/11/2026), belum ada konfirmasi resmi bahwa pengerahan personel TNI tersebut berkaitan dengan penyelidikan itu. (Robby)
















Leave a Reply